Jika tradisi upacara larung dapat pula didefinisikan dengan kata 'hanyut'.. maka kata-kata yang kualirkan kemudian menjadi larung dalam ruang fiksi ini. semoga waktu luang tak memberiku alasan untuk lerai dalam hibrida fiksi... dan terus-menerus menjadi fakta di ruang nyata yang membosankan...
... maka... selamat terlarung... ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar