dan berjalan saja tak cukup untuk menggulingkan proses pendewasaan
katanya, hidup ini cair, realitas bergerak, semesta pun bermutasi
katanya hidup akan mengikis apa saja yang memilah diam, termasuk aku...
maka bergegaslah pergi atau sekedar bergerak dua inci..
walau ini tak banyak mengubah sang rotasi..
paling tidak aku tak kalah dengan detik yang berdetak di ruang waktu..
cermin lalu menyalak serta merta meluap ingin retak
tapi tunggu dulu...
mungkin belum terlalu usang untuk bermigrasi jadi sampah serapah
mungkin hanya hawa ruang yang terlalu pekat dan enggan berasimilasi
maka jelajahi saja cerminnya, dan kau akan tahu arti diri
kau akan jejaki varian rasa, pantulan kelakar atas resah
yang kau bibiti, entah nanti tertuai atau justru memuai,
yang ku tahu pasti, ini semua mereka yang memulai..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar